Komponen dan Faktor Penentu Biaya untuk Penetapan Tarif Angkutan Kereta
Penulis EBBANK Vol.6 No.2
[email protected]
Abstrak
Kereta api mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan moda transportasi lain, antara lain: daya angkut relatif besar dalam sekali angkut, biaya produksi relatif efisien, serta ketepatan dan kecepatan waktu tempuh terutama yang telah mempunyai jalur ganda. Selain itu penggunaan angkutan kereta api dapat menghindari biaya perbaikan jalan karena dengan angkutan kereta dapat dihindarkan muatan yang melebihi kapasitas. Dalam rangka menaikkan pangsa angkutan kereta api barang diperlukan pedoman penetapan tarif yang dapat digunakan baik oleh regulator, operator, maupun pengguna jasa angkutan kereta api barang. Hal ini dikarenakan sejak tahun 2012 Peraturan Menteri Perhubungan No. 34 Tahun 2011 Tentang Tata Cara Perhitungan dan Penetapan Tarif Angkutan Orang dan Barang Dengan Kereta Api telah digantikan oleh Peraturan Menteri Perhubungan No.28 Tahun 2012 Tentang Pedoman Perhitungan dan Penetapan Tarif Angkutan Orang Dengan Kereta Api. Dalam penelitian ini selain dilakukan kajian terhadap aturan-aturan yang ada, juga dilakukan penelitian lapangan untuk mengetahui komponen biaya serta faktor penentu biaya apa saja yang harus diperhitungkan sebagai pedoman penetapan tarif angkutan kereta api barang. The train has many advantages compared to other modes of transport, among other things: a relatively large load capacity in all transport, production costs are relatively efficient, as well as the accuracy and speed of travel, especially those who have had multiple lines. In addition the use of rail transport can avoid the cost of road repairs due to freight trains can be avoided load exceeds the capacity. In order to increase the share of rail transport necessary goods tariff guidelines that can be used both by regulators, operators, and users of goods rail transportation services. This is because since 2012 the Minister of Transport Regulation No. 34 Year 2011 concerning Procedures for Calculation and Determination of Rates Transport Persons and Goods By Train has been replaced by the Regulation of the Minister of Communications No. 28 Year 2012 on Guidelines Calculation and Determination of Rates Transport People By Train. In this study, carried out the study in addition to the existing rules, also conducted field research to determine the cost of components and the cost of any decisive factor to be reckoned as a guideline tariff rail transport of
Kata Kunci
EBBANK
Ekonomi
Bisnis
Perbankan
Artikel Paling Banyak Dibaca oleh Penulis yang Sama
Analisis Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Ukuran Dewan Direksi, Dan Ukuran Dewan Komisaris Terhadap Biaya Keagenan Analysis of Managerial Ownership, Institutional Ownership, size of the Board of
Penulis EBBANK Vol.6 No.2
14 ViewsKepuasan Pelayanan Publik Pada Kantor Pelayanan Perizinan Dan Penanaman Modal Kabupaten Temanggung Satisfaction of Public Service in the Office of Licensing Services and Investment
Penulis EBBANK Vol.6 No.2
14 ViewsRasionalitas Investor Di Bursa Efek Indonesia Didasarkan Pada Pengaruh Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Harga Saham (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Penulis EBBANK Vol.6 No.2
13 ViewsPengaruh Strategi Integrated Marketing Communication (IMC) terhadap Keputusan Membeli Konsumen pada Bisnis Tour & Travel di Wilayah Daerah
Penulis EBBANK Vol.6 No.2
11 ViewsModel Persamaan Struktural Perilaku Penarikan Withdrawal Behavior Structural Equation Model
Penulis EBBANK Vol.6 No.2
9 ViewsCara Mengutip
No.2, P.E.V. (2015). Komponen dan Faktor Penentu Biaya untuk Penetapan Tarif Angkutan Kereta. EBBANK (Jurnal Ekonomi Bisnis dan Perbankan), 6(2), 87-98. Diambil dari https://lppm.unmaha.ac.id/jurnal/artikel/350
EBBANK (Jurnal Ekonomi Bisnis dan Perbankan)
Volume / No
6 / 2
Tahun
2015
ISSN
2442-4439 / 2087-1406