MENU
06 June 2022

Mahasiswa Universitas Mahakarya Asia Lakukan Kunjungan Edukatif dan PkM ke Wisata Alam Curup Kelui

Mahasiswa Universitas Mahakarya Asia Lakukan Kunjungan Edukatif dan PkM ke Wisata Alam Curup Kelui
Berita

Muara Enim – Dalam rangka memperkuat pengalaman belajar di luar kelas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) Baturaja beberapa waktu lalu menyelenggarakan kunjungan edukatif ke salah satu destinasi wisata alam unggulan di Sumatera Selatan, yaitu Curup Kelui yang berada di Desa Lubuk Nipis, Kecamatan Panang Enim, Kabupaten Muara Enim.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa bersama dosen sebagai bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan kondisi nyata di lingkungan. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa diajak untuk mengenali potensi sumber daya alam sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset yang bernilai bagi masyarakat.

Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter mahasiswa yang memiliki rasa kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta tanggung jawab terhadap lingkungan. Mahasiswa didorong untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah dipelajari, khususnya di bidang ilmu pengetahuan alam, dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap kondisi ekosistem, bentang alam, serta potensi wisata yang dimiliki daerah tersebut.

Curup Kelui merupakan salah satu air terjun yang memiliki pesona alam yang masih alami. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan aliran air yang mengalir melalui beberapa tingkatan batuan. Keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung karena setiap tingkat air terjun dapat dijangkau dengan berjalan melewati batu-batu alami yang berada di sisi aliran air. Panorama yang indah serta udara yang sejuk menjadikan Curup Kelui sebagai salah satu destinasi wisata alam yang layak untuk dikunjungi.

Perjalanan menuju lokasi air terjun juga menawarkan pengalaman yang menarik. Dari Desa Lubuk Nipis, pengunjung menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer melalui jalur yang telah dibangun dengan konstruksi beton sehingga relatif nyaman untuk dilalui. Sepanjang perjalanan, hamparan perbukitan hijau, pepohonan rindang, serta aliran sungai yang jernih menjadi pemandangan yang memanjakan mata dan memberikan suasana yang tenang bagi para pengunjung. Bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan roda dua, Curup Kelui dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 15 menit dari desa.

Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, Universitas Mahakarya Asia berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan akademik, tetapi juga semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap potensi wisata lokal yang dapat dikembangkan sebagai sumber ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi daerah.


Tags:
#pkm #unmaha #lppm