Dosen Universitas Mahakarya Asia Sukses Gelar Pelatihan Media Belajar Digital Kreatif bagi Guru dan Tendik SMA Negeri 14 OKU
Ogan Komering Ulu – Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dari Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA Negeri 14 Ogan Komering Ulu (OKU). Kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Media Belajar Berbasis Digital Kreatif” ini berlangsung pada tanggal 4 Februari 2026 dan menyasar seluruh elemen penting sekolah, yakni para guru dan tenaga kependidikan (tendik).
Kolaborasi strategis ini lahir sebagai respons terhadap cepatnya laju disrupsi teknologi di dunia pendidikan regional, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Memasuki era digital, tantangan mengelola institusi pendidikan tidak lagi bertumpu pada kehadiran fisik semata, melainkan pada ketangkasan dalam mengadopsi teknologi yang interaktif dan dinamis demi memenuhi kebutuhan peserta didik yang merupakan generasi digital native.
Sinergi Akademisi dan Praktisi Sekolah
Ketua Tim PkM dari Universitas Mahakarya Asia mengungkapkan bahwa kehadiran para dosen ke SMA Negeri 14 OKU adalah untuk mentransfer ilmu pengetahuan terkini dan menjembatani kebutuhan praktis di lapangan. Selama pelatihan berlangsung, para peserta dibekali dengan ilmu baru tentang cara mendesain dengan menggunakan aplikasi desain grafis secara cepat dan efisien. Tidak sekadar asal menggunakan aplikasi, para peserta diarahkan untuk memahami estetika visual berdasarkan kaidah-kaidah desain yang benar, seperti keselarasan tata letak (layout), pemilihan tipografi, dan komposisi harmoni warna.
Pendekatan pelatihan dibuat sangat inklusif. Target utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa setiap peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat sesuai dengan keinginan dan passion desain mereka masing-masing. Hal ini penting agar produk visual yang dihasilkan nantinya memiliki keunikan dan tidak monoton.
Dampak Nyata bagi Guru dan Tenaga Kependidikan
Pelatihan ini membagi fokus kompetensi menjadi dua arah. Bagi para guru, keahlian digital kreatif ini diarahkan untuk mentransformasi materi pembelajaran konvensional menjadi media ajar multimedia yang interaktif, seperti presentasi visual yang segar, modul digital, hingga materi berbasis gamifikasi guna memicu nalar kritis dan antusiasme siswa di kelas.
Sementara itu, bagi tenaga kependidikan (tendik), kecakapan desain grafis taktis ini dimanfaatkan untuk modernisasi tata kelola administrasi. Hasil konkretnya terlihat pada kemampuan tendik dalam menyusun draf laporan yang estetik, membuat poster informasi sekolah yang informatif, hingga memproduksi konten publikasi digital yang lebih profesional guna memperkuat citra (branding) SMA Negeri 14 OKU di ruang publik. Proses pembuatan aset visual yang semula memakan waktu lama kini dapat diselesaikan secara singkat dan efisien berkat teknik taktis yang diajarkan oleh tim dosen UNMAHA.
Membangun Kemandirian Digital di Bumi Sebimbing Sekundang
Kepala SMA Negeri 14 Ogan Komering Ulu menyambut baik dan mengapresiasi penuh inisiatif dari Universitas Mahakarya Asia. Menurutnya, pelatihan ini berhasil mendobrak kekakuan dalam penggunaan teknologi harian dan sukses membangun kepercayaan diri digital (digital confidence) bagi seluruh civitas akademika sekolah. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat agar sekolah dapat terus berinovasi secara mandiri dalam menghasilkan konten edukasi dan informasi berkualitas tinggi.
Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah merupakan kunci utama dalam memajukan literasi digital nasional. Dengan bekal ilmu yang praktis dan adaptif, SMA Negeri 14 OKU optimis dapat terus meningkatkan mutu pelayanan pendidikan yang kredibel dan melahirkan lulusan dari Bumi Sebimbing Sekundang yang siap bersaing di kancah global. (Humas/Red)