Mahasiswa Universitas Mahakarya Asia Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Kelumpang untuk Promosikan Wisata Curup Pisang
Ogan Komering Ulu – Sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) Baturaja kembali menggelar kegiatan pengabdian yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan mengangkat tema pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital dan promosi potensi wisata desa.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diikuti oleh 60 mahasiswa yang didampingi sejumlah dosen serta tenaga kependidikan Universitas Mahakarya Asia. Kehadiran sivitas akademika UNMAHA disambut langsung oleh Kepala Desa Kelumpang beserta perangkat desa sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal.
Sebelum pelaksanaan kegiatan lapangan, Universitas Mahakarya Asia Baturaja bersama Pemerintah Desa Kelumpang terlebih dahulu melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan kerja sama tersebut diharapkan menjadi landasan bagi berbagai program kolaboratif di masa mendatang, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat, Didik Arifin, M.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan PkM merupakan agenda rutin Universitas Mahakarya Asia sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan teknologi yang diperoleh selama proses perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman langsung dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di lingkungan desa.
Salah satu fokus utama kegiatan PkM kali ini adalah memanfaatkan media sosial sebagai sarana digital marketing untuk memperkenalkan potensi wisata Desa Kelumpang, khususnya destinasi alam Curup Pisang. Tim mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya promosi digital melalui berbagai platform media sosial agar destinasi wisata tersebut dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Curup Pisang merupakan salah satu objek wisata alam yang memiliki panorama yang masih alami dan berpotensi menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Dengan strategi promosi yang lebih modern dan memanfaatkan teknologi informasi, diharapkan destinasi wisata tersebut mampu menarik lebih banyak wisatawan, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Selain mempromosikan destinasi wisata, mahasiswa UNMAHA juga memperkenalkan berbagai produk unggulan masyarakat Desa Kelumpang, salah satunya adalah kerajinan anyaman bambu yang telah menjadi bagian dari potensi ekonomi kreatif desa. Produk-produk tersebut dipromosikan melalui media digital agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan nilai jual hasil karya masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa bersama dosen juga melakukan kunjungan langsung ke lokasi Curup Pisang untuk mendokumentasikan potensi wisata serta menyusun berbagai materi promosi yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa sebagai media pemasaran digital. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing desa wisata melalui pemanfaatan teknologi informasi yang lebih efektif.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Mahakarya Asia Baturaja menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Kelumpang dalam mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kolaborasi, komunikasi, serta kepemimpinan di tengah masyarakat.
Ke depan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mahakarya Asia berharap kerja sama dengan Desa Kelumpang dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang berorientasi pada pengembangan potensi desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, digitalisasi promosi wisata, serta pemberdayaan usaha mikro. Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan Curup Pisang dan berbagai potensi lokal lainnya semakin dikenal masyarakat luas serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kelumpang.