MENU

Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Penerapan IFRS Sebagai Standar Akuntansi Di Indonesia

STIEBBANK

Publikasi

Juni 2011

Halaman

154-167

Abstrak

Penerapan IFRS di Indonesia yang direncanakan sejak tahun 2008 lalu dan mulai memasuki tahapan adopsi penuh pada tahun 2012 ini menemui banyak kendala. Salah satu kendala yang dihadapi yaitu masih kurang siapnya sumber daya dan pendidikan di Indonesia. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh kesiapan mahasiswa dalam menghadapi era IFRS di tahun 2012 ini serta adakah perbedaan persepsi antara mahasiswa di DIY dan Jawa Tengah maupun Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Penelitian ini menggunakan kuesioner dalam pengumpulan data yang disusun berdasarkan skala likert dengan lima alternatif pernyataan mulai tidak mengerti sampai dengan sangat mengerti. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 140 orang mahasiswa yang masing-masing terdiri dari 35 orang mahasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di DIY dan Jawa Tengah. Berdasarkan hasil uji independent t- test dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi antara mahasiswa prodi akuntansi di DIY dan Jawa Tengah maupun mahasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Hal tersebut didasarkan pada nilai t hitung yang lebih kecil dari nilai t perhitungan serta nilai Sig yang lebih besar dari 0,05, baik secara keseluruhan maupun pengukuran yang dilakukan pada masing-masing dimensi.

Kata Kunci

persepsi standar akuntansi IFRS

Cara Mengutip

Sungkono (2011). Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Penerapan IFRS Sebagai Standar Akuntansi Di Indonesia. EBBANK (Jurnal Ekonomi Bisnis dan Perbankan), 2(1), 154-167. Diambil dari https://lppm.unmaha.ac.id/jurnal/artikel/291

EBBANK (Jurnal Ekonomi Bisnis dan Perbankan)

Volume / No 2 / 1
Tahun 2011
ISSN 2442-4439 / 2087-1406
Lihat Semua Edisi